MUBA,TRCNEWS.ID – Minimnya pengawasan dari Dinas Lingkungan Hidup Musi Banyuasin (DLH MUBA) kembali menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, tumpukan sampah, ranting pohon, dan daun-daunan di Jalan Merdeka, tepatnya di depan Masjid Agung Kelurahan Soak Baru, hingga kini masih dibiarkan menumpuk di pinggir jalan selama berhari-hari mobil sampah hanya mengangkut sampah yang lain sehingga ranting tidak di angkat dan di biarkan begitu saja.
Pantauan warga, tumpukan tersebut sudah berada di lokasi sejak Minggu lalu, namun sampai sekarang belum juga diangkut secara bersih oleh petugas angkut sampah. Kondisi itu memicu keluhan masyarakat karena dinilai mengganggu kebersihan, kenyamanan, dan estetika kota.
“Kalau hanya disapu lalu ditinggalkan di pinggir jalan berhari-hari, itu bukan namanya bersih. Masyarakat jadi bertanya-tanya, sebenarnya pengawasannya ada atau tidak,” ujar salah seorang warga sekitar.
Warga menilai lemahnya pengawasan dari instansi terkait membuat pekerjaan petugas kebersihan terkesan asal-asalan. Apalagi lokasi tumpukan sampah dan ranting tersebut berada di kawasan strategis dan dekat tempat ibadah yang setiap hari dilalui masyarakat.
Kondisi itu juga dinilai mencoreng wajah kota, terlebih di tengah gencarnya slogan menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat berharap DLH tidak hanya fokus pada seremonial kebersihan, tetapi juga memastikan pekerjaan di lapangan dilakukan secara maksimal hingga sampah benar-benar terangkut.
“Ini bukan satu atau dua jam, tapi sudah berhari-hari. Kalau terus dibiarkan, masyarakat bisa menilai ada pembiaran dari dinas terkait,” tambah warga lainnya.
Selain menimbulkan kesan kumuh, tumpukan daun dan ranting yang terlalu lama dibiarkan juga dikhawatirkan menjadi sarang hewan serta menghambat saluran air ketika hujan turun.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Lingkungan Hidup terkait lambatnya pengangkutan sampah dan ranting pohon tersebut. Masyarakat pun meminta adanya evaluasi terhadap sistem pengawasan dan kinerja petugas kebersihan agar kejadian serupa tidak terus berulang.(TN)




















